Artikel Berita

HKTI Gelar Berbagai Kegiatan Rapim DPN HKTI, Bantuan Kemanusiaan, serta Pasar Murah

Penulis

Super Admin

Diterbitkan

11 Februari 2026

Kategori

Pengumuman

Dilihat

2x

Penulis

Super Admin

Tanggal

11/02/2026

Kategori

Pengumuman

Dilihat

2x

#https://satusuaraexpress.co/2026/02/10/hkti-gelar-berbagai-kegiatan-rapimnas-bantuan-kemanusiaan-serta-pasar-murah/

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) telah menyelenggarakan serangkaian kegiatan penting yang mencakup tiga fokus utama yakni penyelesaian Rapat Musyawarah Nasional (Rapimnas), penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban musibah bencana, serta pembukaan pasar murah yang berlokasi di halaman kantor HKTI Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Sebagai bentuk kepedulian kepada saudara-saudara yang terkena musibah, HKTI melalui program HKTI Peduli telah menyalurkan bantuan bernilai lebih dari Rp1 miliar. Bantuan tersebut dialirkan ke dua kabupaten di Jawa, yaitu Kabupaten Bandung Barat (Jawa Barat) dan Kabupaten Pemalang (Jawa Tengah). Sumber bantuan berasal dari sumbangan para pengurus organisasi serta dukungan dari mitra kerja, dan dikeluarkan dari kantor HKTI yang berada di Ragunan, Jakarta Selatan.

Sudaryono, Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) HKTI, menjelaskan bahwa total bantuan tersebut dikirim menggunakan 10 unit truk, dengan pembagian lima truk untuk masing-masing kabupaten. Setiap daerah menerima bantuan senilai sekitar Rp500 juta.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ucapnya pada hari Selasa (10/2/2026).

Baca juga : HKTI Tutup Akhir Tahun dengan Pengiriman Bantuan Kedua ke Sumatera dan Aceh

Selain memberikan bantuan darurat berupa pangan dan selimut pada tahap awal tanggap bencana, HKTI juga akan terlibat dalam tahap rehabilitasi pasca bencana. Fokus utama dalam tahap ini adalah penanaman tanaman keras seperti kopi, durian, dan kelengkeng di area sela-sela tanaman hortikultura milik petani. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terulangnya bencana banjir dan longsor yang disebabkan oleh kondisi tanah miring yang tidak memiliki penutupan vegetasi yang memadai.

Sudaryono juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penggalangan bantuan. Ia menekankan bahwa tindakan kepedulian ini merupakan bentuk kontribusi HKTI sebagai bagian dari komunitas yang peduli, yang bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengurangi penderitaan masyarakat.

Selain kegiatan kemanusiaan, HKTI juga membuka pasar murah sebagai bagian dari upaya menjadi mitra pemerintah dalam menyediakan pangan yang terjangkau bagi masyarakat.

“Kegiatan ini dilakukan menjelang bulan puasa Ramadan, sejalan dengan upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah,” ujar Sudaryono.

Baca juga : Gubernur DKI Jakarta Luncurkan Pergub tentang Efisiensi Energi dan Udara pada Bangunan Gedung

HKTI saat ini telah menyatukan diri dan tidak lagi memiliki status dualisme organisasi. Organisasi yang berdiri sejak tahun 70-an masa Bapak Arto ini kembali kepada peran awalnya sebagai mitra pemerintah. Banyak pengurus HKTI yang merupakan bagian dari struktur pemerintahan, termasuk Presiden Prabowo Subianto yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina.

Menurut Sudaryono, HKTI berperan sebagai pelengkap, bukan pengganti, lembaga-lembaga pertanian yang sudah ada seperti penyuluh pertanian, dinas pertanian, dan berbagai asosiasi penggiat pertanian lainnya.

“Kita ingin menjadi mata, telinga, jembatan, dan corong bagi pemerintah pusat, serta memberikan dukungan penuh untuk mewujudkan swasembada pangan yang digagas Presiden,” jelasnya.